Bettet, 11 Agustus 2025 – Sabtu pagi, 09 Agustus 2025, sinar matahari belum sepenuhnya meninggi halaman MTs Miftahul Ulum Bettet sudah ramai oleh siswa-siswa putra dengan wajah penuh antusias. Mereka datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk membuktikan bahwa bakat dan karakter bisa tumbuh subur di tanah yang subur oleh ilmu dan nilai-nilai luhur.

Tepat pukul 07.30 WIB, aula madrasah menjadi saksi dibukanya kegiatan lomba tahunan OSIS Putra yang berlangsung selama tiga hari penuh, 09–11 Agustus 2025. Doa pembuka menenangkan hati, lalu disusul sambutan Kepala Madrasah, Bapak Muhammad Muchlis, S.Pd.I, yang memberi pesan mendalam: “Kompetisi ini bukan hanya tentang piala, tetapi tentang perjalanan membentuk diri.” Sambutan berikutnya datang dari Ketua Panitia, Moh. Zayyad, yang dengan penuh semangat mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas dan persaudaraan selama kegiatan.

Lomba yang digelar mencakup bidang akademik seperti IPA, IPS, PAI, Bahasa Inggris, dan Matematika. Ada juga lomba seni dan keterampilan seperti Pidato, Puisi, Catur, Kaligrafi Kontemporer, serta lomba kedisiplinan PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Setiap jenis lomba menjadi ruang unjuk diri: ada yang menguji logika, ada yang mengasah rasa seni, dan ada yang melatih kepemimpinan serta kedisiplinan.

Sorak sorai penonton terdengar setiap kali peserta maju, namun tetap dalam suasana tertib dan menghormati jalannya lomba. Para juri yang terdiri dari guru-guru pilihan memberikan penilaian secara objektif. Setiap skor yang diumumkan disambut dengan tepuk tangan, entah sebagai tanda kemenangan atau tanda dukungan untuk mencoba lagi di kesempatan berikutnya.

Lomba ini bukan sekadar hiburan atau rutinitas OSIS. Dari sinilah para siswa belajar:

  • Mengatur strategi dan berpikir kritis dalam lomba akademik.
  • Berani tampil di depan umum melalui pidato dan puisi.
  • Menghargai seni dan budaya lewat kaligrafi dan karya kreatif.
  • Menumbuhkan kedisiplinan dan kerja sama lewat PBB.

Banyak peserta yang awalnya ragu untuk ikut lomba, namun justru menemukan potensi diri yang sebelumnya tersembunyi. Ada yang berhasil menghafal pidato tanpa teks, ada yang menyelesaikan soal Matematika sulit dalam waktu singkat, dan ada yang menorehkan kaligrafi indah meski awalnya merasa belum percaya diri.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat mencari ilmu, tetapi juga tempat menumbuhkan mental juara. OSIS Putra MTs Miftahul Ulum Bettet telah membuktikan bahwa kompetisi yang sehat mampu melahirkan generasi berprestasi, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Bettet, 11 Agustus 2025
OSIS Putra MTs Miftahul Ulum Bettet